Tampilkan postingan dengan label tarantula. Tampilkan semua postingan
Cyriocosmus: Marga Tarantula Cebol dan Imut dari Amerika
Setelah artikel tentang tarantula yang gede-gede, sekarang ane bakal share nih salah satu genus atau marga favorit tarantula ane, Cyriocosmus!
Tarantula bercorak unik ini berasal dari Benua Amerika dan sekitarnya. Marga Cyriocosmus bisa dibilang unik karena warnanya perpaduan orange sampai orange keemasan, putih, dan hitam. Selain itu, ukurannya tidak besar, dengan spesies terbesar yang hanya 5cm (Cyriocosmus perezmilesi). Karena ukurannya yang kecil dibanding tarantula lain, marga Cyriocosmus dikenal sebagai tarantula fossorial cebol/kurcaci atau dwarf.
Marga Cyriocosmus ini terdiri dari 14 spesies/jenis. Walaupun begitu, tidak lebih dari separuhnya saja yang masuk ke kalangan hobbyist tarantula. Kalau begitu, yuk kita langsung pantengin foto-fotonya! :D
Yang menonjol dari species ini adalah corak hati di abdomennya, bentuk "V" di karapasnya, dan garis putih sepanjang 3/4 kakinya. Species favorit ane nih, sampe punya 2 di kamar hahaha :))
Si sellatus ini juga punya bentuk 'love' di abdomennya. Yang membedakan jenis ini dengan elegans adalah tidak karapasnya berwarna orens full dan di kakinya tidak ada garis putih.
Masih jarang di pasaran nih. Karena itu belum ada nama panggilannya, padahal cukup keren nih menurut ane.
Leetzi masuk jajaran top wishlist ane nih. Keliatan banget kan perbedaanya dari Cyriocosmus lain, coraknya ruaaarr biasaaaa!
Corak hitam putihnya di kaki sih unik menurut ane. Corak warna di karapasnya cukup oke juga :D
Itu tadi sekilas anggota dari marga Cyriocosmus, sebenernya masih ada lagi tapi ntar kalo kebanyakan takut digigit sama om Rikky :))
See you di artikel selanjutnya, cuma di RumaHamsteRikky!
| C. elegans kesayangan ane nih ;;) |
Marga Cyriocosmus ini terdiri dari 14 spesies/jenis. Walaupun begitu, tidak lebih dari separuhnya saja yang masuk ke kalangan hobbyist tarantula. Kalau begitu, yuk kita langsung pantengin foto-fotonya! :D
- Cyriocosmus elegans/Trinidad Dwarf Tiger
| Love - Love - Love |
- Cyriocosmus sellatus/Peruvian Dwarf Star
| I sellatus You (baca: I love You) |
- Cyriocosmus chicoi
![]() |
| Jaring-jaring bambu! Baling maksutnya... |
- Cyriocosmus leetzi
![]() |
| Tarantula bermagma?? |
- Cyriocosmus ritae/Peruvian Black and White
| It don't matter if you're black or white, awww! |
Itu tadi sekilas anggota dari marga Cyriocosmus, sebenernya masih ada lagi tapi ntar kalo kebanyakan takut digigit sama om Rikky :))
See you di artikel selanjutnya, cuma di RumaHamsteRikky!
3 Tarantula Terbesar di Dunia - Jangan Kaget!
Biasanya orang penasaran nih, bisa seberapa gede sih tarantula itu? Apa bisa jadi gede banget sampe-sampe bisa kita naikin kaya kuda?
Mimpi kali ye kalo segede itu :)) Kalau begitu, yuk mari kita mulai listnya~
1. Poecilotheria rajaei
Poecilotheria atau yang biasa disapa akrab Pokie adalah genus tarantula arboreal yang terkenal super gesit dan berbisa kuat. Artikel ilmiah tentangnya pertama kali dipublikasikan oleh British Tarantula Society tahun 2012. Tarantula ini diduga hampir punah karena habitatnya yang rusak karena perang dan penggundulan yang memaksa mereka mengungsi ke gedung-gedung tua.
Oiya ukurannya belum ya? Well, rentang kakinya bisa mencapai 20cm bahkan lebih. Bisa buat topeng tuh untuk nutupin muka :))
2. Lasiodora parahybana
Tarantula asal Brazil ini biasa dikenal dengan nama Salmon Pink Birdeater. Betul sekali, birdeater. Saking besarnya burungpun bisa dia makan. Di alam bebas, jika kekurangan pasokan serangga untuk dimakan mereka juga tidak segan-segan memburu hewan lainnya. Dari tikus sampai kodok yang gedepun masuk.
Ukurannya? Hingga 25cm. Yaps, hampir sepanjang dua telapak tangan kita. Walaupun bisanya tidak terlalu kuat, jangan harap digigit taring sepanjang 4cm itu tidak sakit.
3. Theraposa blondi
Terbesar dan terberat. Rekor tersebut dipegang oleh Theraposa blondi atau Goliath Birdeater asal hutan tropis Amerika Selatan. Nggak tanggung-tanggung, ukurannya bisa melebihi 2 telapak tangan kita. Di alam bebas, menu makannya sangat bervariasi. Karena susah menemukan serangga yang bisa bikin dia kenyang, ularpun bisa dibabat sama si blondi
Mirip dengan si parahybana, taringnya juga bisa mencapai 4cm. Bisanya sedang, tetapi urticating hairnya dikenal sebagai yang terparah di kalangan tarantula New World. Yang lebih seramnya? Tarantula ini mampu mendesis lumayan keras yang bisa terdengar hingga jarak 4 meter!
Pantengin terus info-info tarantula di RumahTarantulaRikky! Eh salah, maksudnya RumaHamsteRikky :))
Mimpi kali ye kalo segede itu :)) Kalau begitu, yuk mari kita mulai listnya~
1. Poecilotheria rajaei
![]() |
| Siap lompat dan nemplok di mukamu |
Oiya ukurannya belum ya? Well, rentang kakinya bisa mencapai 20cm bahkan lebih. Bisa buat topeng tuh untuk nutupin muka :))
2. Lasiodora parahybana
![]() |
| GUEDEEE! |
Ukurannya? Hingga 25cm. Yaps, hampir sepanjang dua telapak tangan kita. Walaupun bisanya tidak terlalu kuat, jangan harap digigit taring sepanjang 4cm itu tidak sakit.
3. Theraposa blondi
![]() |
| Itu mainan kan? |
Mirip dengan si parahybana, taringnya juga bisa mencapai 4cm. Bisanya sedang, tetapi urticating hairnya dikenal sebagai yang terparah di kalangan tarantula New World. Yang lebih seramnya? Tarantula ini mampu mendesis lumayan keras yang bisa terdengar hingga jarak 4 meter!
Pantengin terus info-info tarantula di RumahTarantulaRikky! Eh salah, maksudnya RumaHamsteRikky :))
Perbedaan Tarantula Berdasarkan Gaya Hidup
Nggak cuma manusia yang punya gaya hidup, hewanpun juga begitu :D
Kali ini kita akan ngobrol seputar pembagian jenis tarantula berdasarkan gaya hidupnya, glamor kah, sederhana kah, foya-foya kah, atau malah low profile. Serius.
Tapi bohong! Hahaha :))
Sebenernya gaya hidup tarantula itu adalah dimana dia biasa hidup. Dibagi menjadi 3 yaitu terrestrial, arboreal, dan fossorial. Yuk kita uraikan bareng-bareng!
Jenis terrestrial ini adalah jenis yang hidup mendatar di tanah, tidak naik dan tidak menggali. Walaupun begitu, sewaktu masih berukuran sling mereka cenderung menggali dan bersembunyi di bawah tanah untuk menghindari ancaman pemangsa.
Yang mencolok dari jenis ini adalah abdomen atau perutnya yang cenderung lebih besar dibanding saudara arborealnya. Selain itu bentuknya juga lebih berisi dan gendut dengan kecepatan lari yang relatif lambat-sedang. Karena itu, jatuh dari ketinggian bisa mengancam nyawa jenis ini karena bentuk abdomennya yang besar.
Yang dimaksud arboreal adalah jenis tarantula yang hidup di ketinggian, biasanya di pepohonan. Tentunya si arboreal ini memiliki kaki yang panjang dan abdomen yang cenderung lonjong. Sudah bisa ditebak, jenis ini kalo ngacir cepet banget dan bisa lompat.
Karena itulah jenis ini biasanya bukan untuk pemula yang masih kagetan. Untuk memelihara jenis ini harus menyediakan tempat memanjat jika tidak bisa memicu stres.
Kalo yang satu ini bikin bosen kalo kamu nggak sabar. Pasalnya, tarantula jenis ini hidupnya di dalam tanah. Hanya keluar pada dini hari atau malah tidak keluar sama sekali. Yang paling dikenal dari jenis tarantula ini adalah kebiasaannya menggali dalam tanah dan tidak keluar bisa dalam waktu bulan!
Yang unik dari jenis ini, ada beberapa species yang suka menunggu mangsanya di depan pintu masuk gua galiannya. Ada juga yang membuat jebakan dengan menutup lubangnya, begitu mangsa lewat langsung dicaplok masuk ke dalam lubang. Tentunya untuk memelihara jenis ini dibutuhkan substrat yang cukup tinggi agar si tarantula bisa menggali masuk tanah.
Kalo kamu mau coba pelihara, ane rekomendasikan dari jenis terrestrial dulu yang mudah. Tapi bingung mau mulai dengan jenis apa? Kemari aja
Tentunya ane bakal kembali lagi dengan konten tarantula yang informatif cuma di RumaHamsteRikky!
Kali ini kita akan ngobrol seputar pembagian jenis tarantula berdasarkan gaya hidupnya, glamor kah, sederhana kah, foya-foya kah, atau malah low profile. Serius.
![]() |
| Ranger biru beraksi! |
Sebenernya gaya hidup tarantula itu adalah dimana dia biasa hidup. Dibagi menjadi 3 yaitu terrestrial, arboreal, dan fossorial. Yuk kita uraikan bareng-bareng!
- Terrestrial
| Nandhu chromatus mencari sesuap nasi |
Yang mencolok dari jenis ini adalah abdomen atau perutnya yang cenderung lebih besar dibanding saudara arborealnya. Selain itu bentuknya juga lebih berisi dan gendut dengan kecepatan lari yang relatif lambat-sedang. Karena itu, jatuh dari ketinggian bisa mengancam nyawa jenis ini karena bentuk abdomennya yang besar.
- Arboreal
| Maskot tarantula Indonesia nih |
Karena itulah jenis ini biasanya bukan untuk pemula yang masih kagetan. Untuk memelihara jenis ini harus menyediakan tempat memanjat jika tidak bisa memicu stres.
- Fossorial
| Pelihara tarantula fossorial nggak jauh beda dari pelihara tanah... |
Yang unik dari jenis ini, ada beberapa species yang suka menunggu mangsanya di depan pintu masuk gua galiannya. Ada juga yang membuat jebakan dengan menutup lubangnya, begitu mangsa lewat langsung dicaplok masuk ke dalam lubang. Tentunya untuk memelihara jenis ini dibutuhkan substrat yang cukup tinggi agar si tarantula bisa menggali masuk tanah.
Kalo kamu mau coba pelihara, ane rekomendasikan dari jenis terrestrial dulu yang mudah. Tapi bingung mau mulai dengan jenis apa? Kemari aja
Tentunya ane bakal kembali lagi dengan konten tarantula yang informatif cuma di RumaHamsteRikky!
Langganan:
Postingan (Atom)





