Weekly post

Tampilkan postingan dengan label Hobby Dan Bisnis. Tampilkan semua postingan
  • Kerajinan Bros Dari sisik ikan yang bernilai jual

    EOC News--Bau amis pada limbah sisik ikan tentu membuat orang enggan untuk mendekati apalagi mengambil untuk dimanfaatkan. Namun itu tidak berlaku bagi Novie Indah Husniah, dengan inovasi dan kreativitasnya sisik ikan kakap yang menjadi limbah di pinggiran laut dan kawasan perlelangan ikan di Sidoarjo, Jawa Timur dapat disulap menjadi Kerajinan Bros yang bernilai tinggi. Berkat bros sisik ikan ini pula mengantarkan Novie menjadi salah satu Finalis Micro-Entrepreneurship Award (CMA) 2010.

    [Image: image.php?dm=T0FZ]

    Pada awalnya ide membuat kerajinan bros sisik ikan ini diawali pada saat Novie menginjak hamparan limbah sisik ikan yang mengotori pinggir pantai. Sisik ikan berukuran 3 cm ini berwarna putih, berlendir dan berbau amnis. Sekilas mirip kelopak bunga, dalam pandangan Novie. Dari situlah ia membawa pulang satu karung sisik ikan dan diubahnya menjadi benda cantik bernilai ekonomi yang dikenakan perempuan sebagai penghias pakaian.

    Proses membuat kerajinan bros sisik ikan tidaklah mudah dan sekali jadi, seringkali ia mengalami kegagalan namun tak pernah berhenti untuk mencoba.

    Meski sempat merasa tak percaya diri, Novie tak menyerah dan terus mencari solusi. Berkonsultasi dan memperkaya diri dengan berbagai ilmu kerajinan melalui buku maupun internet adalah cara yang dipilihnya. Sarjana Pendidikan dari Fakultas Teknik Jurusan Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Surabaya ini juga berdiskusi dengan dosen mengenai niatnya membangun usaha bros dari sisik ikan kakap.

    Dalam satu tahun, bisnis kerajinan bros sisik ikan milik Novie mengalami kemajuan baik dari produksi maupun manajemen bisnis dan pengrajin. Usaha Novie yang menggunakan merek Vay Craft berhasil memproduksi sekitar 40 bros setiap bulan dengan modal awal Rp 1,3 juta. Novie mempekerjakan lima karyawan tetap yang menyelesaikan produksi di rumah masing-masing.

    Kekhawatiran Novie saat awal hendak memulai usaha, terkait pasar, juga terbantahkan. Vay Craft mendapatkan langganan yang kebanyakan adalah perias pengantin. Produk bros sisik ikan Novie juga berkembang menjadi hiasan rambut untuk sanggul pengantin. Pelanggan lain yang berhasil digaet Novie adalah toko suvenir dan kerajinan di Sidoarjo dan Surabaya.
  • Ciri Ciri Lelaki Yang Berbakat Menjadi Kaya

    [Image: man_throwing_money.jpg]



    Tidak sulit mencari lelaki kaya. Tapi tidak mudah menemukan lelaki yang pantas Anda cintai sekaligus membuat Anda tidak akan jadi “kaum duafa”. Sebelum memutukan menikah dengannya, lihat dulu apakah dia punya 10 dari 15 ciri ini.


    1. BEBERAPA REKENING
    Lihat apakah kekasih Anda punya rekning bank lebih dari satu. Ini bisa jadi indikasi dia berbakat kaya. Karena, biasanya orang yang punya rekening tabungan dua atau lebih cenderung berusaha mengatur uangnya dengan benar. Lelaki tipe ini memisahkan pos-pos pnghasilannya. Misal, satu rekening digunakan hanya untuk menerima transfer gaji dan belanja, rekening lainnya untuk tabungan.

    2. SUKA MENOLONG
    Tidak tepat jika orang yang suka menimbun harta, pelit, serta enggan berbagi dan memberi adalah orang yang berbakat kaya. Justru lelaki yang mudah tergerak hatinya dan gampang menolong oranglah yang pantas Anda lirik. Dia adalah tipe orang yang akan relatif mudah hidupnya. Entah bagaimana caranya, Anda berdua akan sangat jarang kesulitan uang. Dan yang terpenting, kenikmatan memberi itu memang tak ada penggantinya.


    3. PUNYA CITA-CITA
    Jangan harap Si Dia berbakat kaya jika hidupnya dialirkan bagai sungai, entah hendak bermuara di mana. Lelaki yang berbakat kaya selalu punya rencana besar dalam hidupnya. Ada sesuatu di masa depan yang hendak diraihnya. Untuk itu, dia akan punya rencana jangka pendek dan menengah untuk mencapai cita-citanya. Dalam bercita-cita, dia tidak takkut ada mmpi yang tampaknya mustahil.


    4. TAK BERHOBI SPESIFIK
    Lelaki yang punya hobi spesifik cenderung menghabiskan uangnya untuk hobinya. Ini juga berlaku untuk lelaki yang hobi berbelanja. Tentu saja ada orang yang punya hobi spesifik punya urat kaya. Namun, toh tidak semua orang punya nasib bisa kaya begitu saja. Lelaki yang tidak punya hobi spesifik biasanya akan mengeluarkan uangnya untuk berbelanja berdasarkan mood. Dia cenderung merasa tidak punya kebutuhan spesifik, sehingga enggan membeli seusatu.


    5. BUTA HARGA
    Dia tidak tahu persis apa bedanya barang mahal atau murah. Buatnya, kemeja ya kemeja. Bentuknya seperti itu, ada ukurannya yang pas dan pantas dipakai ke kantor. Lelaki seperti ini tidak akan bermasalah dengan kemeja murahnya.


    6. HIDUNG BISNIS
    Apakah Anda pernah mendengar dia mengatakan (kurang lebih), “Ini bisa jadi peluang bisnis. Bisa dicoba.” Artinya, dia dapat melihat sesuatu, sekecil apa pun, sebagai sebuah peluang bisnis. Tiak banyak orang yang punya kemampuan seperti ini. Jadi, kalau dia kerap melontarkan komentar yang berhubungan dengan peluang bisnis, bisa jadi ia memang berbakat kaya.
    7. PEKERJA KERAS
    Punya hidung bisnis saja tidak cukup tanpa kerja keras. Ini yang membedakan seorang pemimpi kelas berat dengan pengejar mimpi. Seorang pengejar mimpi akan berusaha sekuatnya untuk mewujudkan cita-citanya. Tentunya itu dengan kerja keras.


    8. KEAHLIAN KHUSUS
    Perhatikan deh, apakah Si Dia punya satu atau dua keahlian khsuus. Misalnya, dia menguasai komputer dengan baik, pandai melobi, atau apa pun. Kemampuan khusus ini bisa jadi modal dia dalam menjalani hidupnya. Lelaki tipe ini cenderung survive dalam hidupnya.


    9. BANYAK TEMAN
    Temannya ada di mana-mana. Tidak hanya mantan teman-teman SMA, kuliah atau kantornya. Tapi juga dari komunitas lain, yang mungkin Anda tidak pernah duga sebelumnya. Orang yang banyak teman bisa diartikan punya networking yang cukup luas. Sehingga, ditaruh di mana pun dia akan bisa hidup (dengan baik).


    10. MEMELIHARA PERTEMANAN
    Kadang Anda jengkel karena dia rajin menelepon atau SMS yang tidak penting ke teman-temannya. Just say hello saja bisa berkepanjangan. Mestinya, Anda tidak perlu kesal, karena ini adalah caranya untuk memelihara pertemanan. Orang boleh punya banyak teman, tapi jika dia tidak bisa memeliharanya, maka sia-sia saja.
    11. MUDAH BERTEMAN
    Hanya orang yang menyenangkan yang mudah berteman. Pergi ke tempat baru mana pun, dia bisa dengan mudah punya teman ngobrol. Ini menandakan dia orang yang terbuka, punya sense of humor dan berwawasan cukup luas. Orang-orang seperti ini biasanya tidak sulit beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk jenis pekerjaan baru. Sehingga, dia tidak perlu khawatir tidak punya pekerjaan yang baik.


    12. PERCAYA DIRI
    Dia tahu persis apa kelebihan dan kekurangannya, dan percaya orang lain pun begitu. Sehingga, dia tidak gentar ketika berinteraksi dengan orang lain, atau diharuskan melakukan sesuatu yang baru. Termasuk dia percaya bahwa dia bisa hidup layak hari ini atau esok lusa, bersama Anda.


    13. FOKUS
    Dalam melakukan apa pun, dia fokus. Perhatiannya tidak mudah terceraikan oleh hal lain. Orang yang fokus biasanya punya tanggung jawab yang baik. Ini berhubungan dengan bagaimana dia berusaha mencapai cita-citanya, menyelesaikan pekerjaannya, dan serius membangun hidup bersama Anda.


    14. OPTIMIS
    Hampir tidak pernah Anda mendengar, “Ah, susah”, Enggak bisa”, “Mustahil aku bisa melakukannya”, “Malas ah”, dan yang sejenisnya. Lelaki pesimis akan sulit survive dalam hidupnya. Keoptimisan bisa membuat seseorang mampu melakukan sesuatu yang secara hitungan di atas kertas sulit.


    15. SEHAT
    Lelaki penyakitan akan lebih banyak menghabiskan waktunya dengan tidak melakukan apa-apa.. Belum lagi ongkos dokter dan rumah sakit yang makin tidak masuk akal mahalnya. Uang Anda berdua bakal habis di sini. Selain itu, orang yang sehat akan bisa berpikir dengan lebih sehat.
    Jangan pernah terjebak pada penampilan luar dan mulutnya yang bilang, “Hidupmu terjamin sampai kapan pun, Sayang.” Karena, yang terpenting Anda merasa nyaman hidup dengannya, dia bisa membuat hidup Anda berarti, dan Anda bisa tertawa bersamanya.

    (eoc)
  • 10 Faktor Yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Usaha

    [Image: bisnisrrr_zpsf6989047.png]

    Saat ini kita bisa mendapatakan banyak sekali peluang usaha, jenis usahanya pun sangat beragam. Mulai dari bisnis offline hingga bisnis online atau gabungan keduanya. Tapi sayangnya peluang usaha yang begitu banyak ternyata tidak otomatis membuat kita bisa merealisasikan sebuah usaha yang kita inginkan dengan mudah. Sebelum mewujudkan sebuah usaha kita harus melakukan tahapan dalam memilih usaha yang akan dijalankan.

    Berikut ini adalah beberapa faktor yang harus kita pertimbangkan sebelum akhirnya memilih menjalankan sebuah usaha:

    1. Faktor Modal
    Kita harus benar-benar mempersiapkan modal untuk menjalankan sebuah usaha, baik itu modal dari diri sendiri ataupun modal dari pinjaman. Pastikan modal yang kita miliki dapat memenuhi kebutuhan biaya dalam menjalankan usaha kita.

    2. Faktor Tenaga Kerja
    Kita harus memiliki karyawan yang memiliki kemampuan sesuai dengan yang kita butuhkan. Menempatkan orang yang tepat pada sebuah pekerjaan di dalam usaha kita akan membuat usaha tersebut dapat berjalan dengan baik. Selain itu pertimbangkan juga keahlian yang kita butuhkan dan biaya gaji yang akan kita tawarkan pada tenaga kerja tersebut.

    3. Faktor Bahan Baku
    Bahan baku yang dimaksud disini adalah segala bahan yang kita butuhkan untuk menjalankan sebuah usaha, baik itu bahan baku utama maupun bahan baku tambahan. Sebaiknya kita selalu memperhatikan ketersediaan, kualitas, kontinuitas, dan biaya yang anda keluarkan untuk bahan baku tersebut.

    4. Faktor Teknis
    Pemilik usaha seharusnya mengetahui hal-hal teknis dalam menjalankan sebuah usaha. Jika kita tidak mengetahui atau kurang paham dalam hal-hal teknis dalam usaha kita, sebaiknya segera mencari orang yang memang memiliki keahlian untuk hal teknis tersebut.

    5. Faktor Pemasaran Bisnis
    Salah satu kunci utama keberhasilan sebuah usaha atau bisnis adalah proses pemasarannya. Pertimbangkan segala kemungkinan yang bisa dilakukan dalam memasarkan sebuah bisnis, kita bisa melakukannya secara offline ataupun online.

    6. Faktor Keuntungan Sebuah Usaha
    Tujuan dari sebuah usaha adalah untuk mendapatkan profit atau keuntungan walaupun mungkin tidak selalu menjadi tujuan utama. Jika kita menyadari bahwa bisnis yang akan dijalankan tidak memberikan keuntungan yang sepadan maka sebaiknya kita mempertimbangkan model usaha yang lain saja.

    7. Faktor Resiko Sebuah Usaha
    Dalam setiap usaha pasti memilik resiko tersendiri, dan resiko ini tentunya akan berhubungan langsung dengan kelangsungan bisnis kita. Biasanya sebuah bisnis yang memiliki resiko tinggi akan menawarkan keuntungan yang tinggi pula dan demikian juga sebaliknya.

    Salah satu contoh resiko dalam berbisnis adalah ketika kita ingin menjual sebuah produk baru yang cukup menjanjikan dan kita belum memiliki pesaing dalam menjual produk tersebut, tapi kita mengambil resiko karena produk tersebut masih belum dikenal oleh masyarakat. Karena itu sebaiknya kita harus mempertimbangkan resiko dan juga memperhatikan kemampuan kita dalam menghadapi masalah yang ada ketika resiko itu benar-benar terjadi.

    8. Faktor Persaingan Bisnis
    Sangat mudah untuk mendapatkan pasar bila kita menjual produk yang disukai masyarakat dan kita belum memiliki pesaing. Tentunya hal ini sangat berbeda ketika kita ingin terjun pada sebuah usaha dimana kita memiliki banyak pesaing. Anda harus menawarkan keunggulan atau kelebihan kepada konsumen jika ingin memenangkan persaingan pasar.

    9. Faktor Manajemen Bisnis
    Manajemen yang dimaksud di sini adalah sesuatu yang berkaitan dengan cara mengelola sebuah usaha. Ketahui kemampuan kita tentang manajemen bisnis sehingga kita dapat memilih sebuah usaha yang cocok.

    10. Faktor Fasilitas dan Lingkungan
    Faktor ini meliputi hambatan yang mungkin kita dapatkan dari masyarakat ataupun dari pemerintah. Hal ini berkaitan dengan peraturan pemerintah, perijinan usaha, kelestarian lingkungan, pajak, budaya sosial masyarakat setempat, dan lain-lain.


    (eoc)
  • Kiat Sukses Dalam Berbisnis Ala Dahlan Iskan

    Berikut ini adalah kiat-kiat sukses dalam berbisnis ala Dahlan Iskan:
    [Image: dahlaniskan_zpsa49cfb91.jpg]
    1. Mulailah Berbisnis Sejak Dini

    Menurut Dahlan Iskan, usia 25 tahun adalah waktu yang paling tepat untuk mulai membangun sebuah usaha. Mengapa demikian? Karena ketika seoarng pengusaha jatuh dalam bisnis, dia masih punya banyak waktu untuk bangkit kembali. Selain itu, memiliki pengalaman dalam bisnis sejak dini akan membuat seseorang semakin kuat dan semakin matang.

    Pada usia awal 30 tahun adalah waktu yang paling pas untuk memiliki kemapanan dalam bisnis. Pada usia ini, biasanya orang telah memiliki pengalaman tentang bisnis, pernah gagal, pernah ditipu, dan lain-lain, sehingga kepribadian dan penglaman bisnis orang tersebut sudah cukup matang.

    2. Fokus Pada Satu Bidang Bisnis

    Bagi para pemula (startup), fokus dan menekuni satu bidang bisnis sangat dianjurkan. Seseorang yang belum memiliki pengalaman yang cukup dalam banyak bidang bisnis akan lebih efektif bila dia fokus mengerjakan satu bidang bisnis saja. Bila bisnis tersebut sudah mencapai skala tertentu barulah mulai mencoba bidang bisnis yang lain. Bisnis tanpa modal.

    3. Kerja Keras

    Kerja keras adalah sebuah keharusan dalam membangun sebuah bisnis dan jangan terlalu memikirkan tentang banyak hal selain bekerja keras dengan sebaik-baiknya. Selain bekerja keras tentu saja harus memperhatikan kesehatan.

    4. Berani Mengambil Resiko

    Salah satu kiat yang disarankan oleh Dahlan Iskan adalah berani dalam mengambil keputusan walaupun beresiko. Tentu saja keputusan itu harus didasarkan perimbangan yang baik dari seorangn pebisnis. Seseorang yang takut mengambil resiko tidak akan dapat melihat perubahan yang baik dalam mengembangkan bisnisnya.

    5. Jadilah Pengusaha Yang Cerdik

    Menurut Dahlan Iskan, seorang pengusaha itu tidak hanya pintar melihat peluang usaha. Selain melihat peluang, pengusaha juga harus pintar dan cerdik dalam melihat jalan keluar saat dia menghadapi tantangan dan masalah yang terjadi dalam bisnisnya.

    6. Seorang Pengusaha Harus Fleksibel

    Memiliki sebuah harapan adalah hal yang baik, namun kita tidak perlu terlalu kaku dengan harapan karena banyak hal yang munkin terjadi di masa yang akan datang. Karena itu, seorang pengusaha harus bisa menjadi seorang yang fleksibel.

    7. Belajar Dari Pengalaman Ketika Tertipu

    Seorang yang banyak mengalami ujian dalam membangun usahanya termasuk pernah ditipu oleh orang lain, kemungkinan orang tersebut akan menjadi seorang pengusaha yang sukses. Bukan berarti Anda harus tertipu dulu baru bisa menjadi sukses. Menurut Dahlan Iskan, seseorang akan mendapat pelajaran penting ketika dia ditipu. Pelajaran penting itu adalah, dia akan tahu siapa yang bisa dipercaya dan orang seperti apa yang tidak bisa dipercaya.

    8. Jadikan Pertengkaran Menjadi Kekuatan

    Perbedaan pendapat dan berselisih pasti sering terjadi antar mitra bisnis, dan ini adalah hal yang biasa terjadi. Ini adalah proses menuju kematangan dan kesuksesan karena mitra bisnis tersebut kemudia akan semakin bersinergi atau mungkin menjadi terpisah, namun masing-masing kemudian akan terpacu untuk lebih sukses.

    9. Mau Berusaha Bangkit Setelah Jatuh

    Berbisnis itu seperti belajar naik sepeda. Orang yang belajar naik sepeda akan menuntun sepedanya, lalu menaikinya, dan mencoba mengendarainya. Kemungkinan besar orang itu akan sering terjatuh dari sepedanya. Orang yang mau bangkit dan mengulangi proses belajar naik sepeda secara terus menerus hingga dia bisa mengendarai sepeda adalah menggambarkan seorang pebisnis yang sukses.




    source: eo community
  • Cara membuat Sandal Lucu, Kreasi Unik Dengan Omset Menarik + contoh sandal



    [Image: image.php?di=9B0P]
    Memakai sandal terkadang terasa membosankan bila desain yang digunakan kurang menarik dan terkesan sama dengan desain sandal lainnya yang ada di pasaran. Kondisi inilah yang bisa Anda manfaatkan sebagai peluang usaha dengan membuat desain sandal lucu yang menarik perhatian para konsumen. Jika biasanya sandal dipasaran hanya berbentuk jepit atau selop dengan desain simpel dan motif yang terbatas. Saat ini mulai bermunculan aneka sandal lucu dengan bentuk dan warna yang beragam. Misalnya saja seperti sandal bentuk hewan (kura-kura, lumba-lumpa, kupu-kupu, kepik, dll), buah (semangka, stroberi, jeruk, dll), animasi kartun (spongebob, naruto, doraemon, dll), sampai sandal boneka yang memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan harga standar sandal yang ada di pasaran.

    Konsumen

    Segmen pasar yang paling potensial adalah anak-anak dengan usia 5 sampai 15 tahun. Namun terlepas dari sasaran pasar tersebut, saat ini banyak juga para remaja atau anak muda yang tertarik menggunakan sandal lucu dengan desain unik dan menarik. Jadi tidak menutup kemungkinan bila Anda membuat kreasi sandal lucu dengan ukuran anak-anak sampai orang dewasa. Karena sesuatu yang unik biasanya cukup mudah menarik perhatiaan konsumen, sehingga peluang pasar yang Anda miliki masih sangat terbuka lebar.

    Info Bisnis
    Sebelum Anda terjun langsung menjalankan bisnis sandal lucu, sebaiknya persiapkan terlebih dahulu beberapa hal yang Anda butuhkan untuk memulai peluang bisnis tersebut.
    1. Pertama lakukan survey pasar untuk mengetahui selera konsumen. Anda bisa mencari ide unik melalui majalah, internet, atau terjun langsung ke lapangan untuk mengetahui trend mode yang sedang berkembang saat ini.
    2. Lakukan pengembangan kreativitas dalam menciptakan kreasi-kreasi sandal lucu, dari mulai pemilihan warna, bentuk, serta hiasan yang digunakan.
    3. Gunakan bahan baku yang berkualitas untuk menciptakan produk sandal yang berkualitas. Karenanya, jalin kerjasama dengan para supplier bahan baku di sekitar lokasi Anda untuk mendapatkan bahan baku berkualitas dengan harga yang lebih miring.

    Bagi Anda yang tertarik menekuni peluang usaha sandal lucu, berikut ini kami informasikan contoh proses produksi sandal hias dengan cara yang cukup sederhana.
    [Image: image.php?dm=FSDS]
    [Image: image.php?dm=QXJD]

    [Image: image.php?dm=XGAL]
    contoh design sandal lucu


    Cara Membuat Sandal Lucu

    Persiapkan bahan untuk membuat sandal lucu :

    1. Sepasang sandal karet
    2. Sepasang boneka flanel (bisa Anda beli di toko perlengkapan aksesoris/alat jahit)
    3. Bahan kaos bercorak (bisa menggunakan kain kaos korea kiloan) buat ukuran lebar 3 cm dan panjang 60 cm sebanyak 2 helai
    4. Lem lilin (lem tembak).
    5. Apabila bahan sudah siap, mulailah dengan memberikan lem lilin atau lem tembak pada permukaan pangkal tali sandal.
    6. Setelah diberi lem, tempelkan ujung bahan kain kaos pada permukaan yang telah diberi lem, tekan-tekan sedikit sampai menempel kuat.
    7. Usahakan ujung bahan kain kaos tidak terlihat, agar lilitan Anda terlihat lebih rapi. Caranya, lilitkan 2 sampai 3 kali pada pangkal tali sandal kemudian lanjutkan lilitan berikutnya hingga seluruh permukaan tali sandal tertutup dengan rapi (pastikan semua permukaan tali telah Anda beri lem, tetapi lakukanlah secara bertahap karena lem tembak cepat kering).
    8. Lilitkan terus bahan kaos sampai bagian depan tali dan jangan lupa pada bagian depan tali (yang menyudut) lakukan pelilitan hingga 2 – 3 kali, agar ujung kain tidak terlihat.
      Bila proses pelilitan telah selesai, rapikan dengan menggunting kelebihan bahan kain kaos lalu lebihkan kain kira-kira 5 cm untuk pelilitan akhir (agar lebih rapi, usahakan ujung kain kaos berada di bawah permukaan tali sandal).
    9. Langkah berikutnya yaitu memberi lem pada sudut tali sandal untuk menempelkan boneka flanel yang sudah disiapkan.
    10. Agar lebih kuat, tambahkan pula lem pada bagian belakang boneka dan tekan kuat-kuat agar boneka terpasang dengan baik.



    Kelebihan Bisnis

    sandal unik
    Minat konsumen akan produk sandal lucu masih sangat besar, bahkan saat ini perkembangan pasarnya semakin terbuka lebar, sehingga tidak heran jika banyak produsen maupun reseller produk sandal lucu yang memasarkan produk tersebut hingga berbagai pelosok daerah. Selain peluang pasarnya yang semakin bagus, bisnis sandal lucu juga memiliki target pasar yang jelas. Jadi, para pelaku usaha bisa lebih fokus mengembangkan kualitas produknya untuk membangun loyalitas konsumen yang telah mereka bidik.

    Kekurangan Bisnis

    Disamping memiliki banyak kelebihan dan kemudahan, ada beberapa hambatan yang sering dihadapi para pelaku usaha dalam menjalankan bisnis sandal lucu. Misalnya saja seperti persaingan pasar yang semakin hari kian ketat seiring dengan meningkatnya jumlah permintaan para konsumen. Bahkan saat ini para produsen sandal mulai berlomba-lomba untuk menciptakan kreasi sandal unik dengan harga jual yang sangat terjangkau, sehingga sebagian konsumen lebih tertarik dengan produk sandal yang kualitasnya kurang bagus namun harga jualnya lebih murah dibandingkan produk-produk sandal yang kualitasnya lebih bagus namun harganya sedikit lebih mahal. Kondisi inilah yang biasanya berhasil merusak pasar, sehingga banyak pelaku bisnis sandal lucu yang mulai banting harga untuk menghadapi persaingan pasar yang semakin hari semakin tajam.

    Strategi Pemasaran


    Untuk mengenalkan produk sandal lucu Anda ke pasaran, bisa dimulai dengan mengikuti berbagai kegiatan pameran UKM yang diselenggarakan instansi pemerintahan maupun swasta. Strategi pemasaran ini cukup efektif, sehingga produk Anda semakin dikenal masyarakat luas dan membuka peluang-peluang baru bagi bisnis Anda untuk menjalin kerjasama dalam rangka memperluas atau melakukan ekspansi pasar, misalnya saja ada sebagian pengunjung pameran yang tertarik menjadi agen/reseller produk sandal Anda.
    Selanjutnya, Anda juga bisa menggunakan media massa sebagai alat untuk mendukung kegiatan promosi produk. Misalnya saja dengan memasang iklan di majalah, surat kabar, membuat website untuk membuka toko online, atau bisa juga mengiklankan sandal tersebut melalui radio maupun stasiun televisi lokal dan nasional. Semakin rajin Anda melakukan kegiatan promosi baik secara online maupun offline, maka akan memperbesar peluang pasar yang ada dan memperkuat brand produk yang ditawarkan.

    Kunci Sukses
    Dalam menjalankan bisnis sandal lucu, yang memegang peranan penting adalah desain produk yang Anda ciptakan dan bagaimana strategi pemasaran yang dijalankan. Maka dari itu buatlah desain yang benar-benar unik agar para pesaing Anda cukup kesulitan untuk menduplikasikan produk tersebut.
    Kunci kesuksesan yang kedua adalah menyusun strategi pemasaran yang kreatif agar produk Anda tidak terlihat murahan atau pasaran. Jadi, sebaiknya promosikan produk Anda melalui para agen resmi atau reseller produk, agar kualitas dan harga jual sandal di pasaran bisa terkontrol dengan baik, dan citra merek yang dibangun bisa tetap terjaga dimanapun produk tersebut dipasarkan.



    Analisa Ekonomi

    Modal awal
    Bahan baku awal
    (kulit, kayu, karet, pita, boneka, dll) Rp 10.000.000,00
    Sewa bangunan 1 tahun Rp 15.000.000,00
    Peralatan :
    Etalase display sandal Rp 1.000.000,00
    Mesin jahit Rp 2.000.000,00
    Peralatan sol sandal
    (jarum, benang, lem, dll) Rp 1.000.000,00+
    Total Rp 28.000.000,00
    Peralatan mengalami penyusutan dengan rincian sebagai berikut :
    Etalase display sandal : 1/48 x Rp 1.000.000,00 Rp 20,800,00
    Mesin jahit : 1/60 x Rp 2.000.000,00 Rp 33.300.00
    Peralatan sol : 1/36 x Rp 1.000.000,00 Rp 27.800,00+
    Total penyusutan/bulan Rp 81.900,00
    Biaya produksi per bulan
    Bahan baku per bulan
    (kain, karet, pita, benang, boneka, dll) Rp 18.000.000,00
    Gaji tenaga produksi :
    300 jam x Rp 3.500,00 x 3 orang Rp 3.150.000,00
    Biaya sewa gedung per bulan
    (Rp 15.000.000,00 : 12 bln) Rp 1.250.000,00
    Biaya listrik dan air Rp 300.000,00
    Biaya transportasi dan pengiriman barang Rp 1.200.000,00
    Biaya penyusutan alat Rp 81.900,00+
    Total Rp 23.931.900,00

    Omset per bulan
    Penjualan sandal lucu per bulan :
    Sandal anak (size 21-35) harga/kodi Rp 300.000,00
    40 kodi x Rp 330.000,00 = Rp 13.200.000,00
    Sandal dewasa (size 36-40) harga/kodi Rp 450.000,00
    35 kodi x Rp 450.000,00 = Rp 15.750.000,00+
    Total omset per bulan Rp 28.950.000,00
    Laba bersih per bulan
    Rp 28.950.000,00 - Rp 23.931.900,00 = Rp 5.018.100,00
    ROI (Return of Investment)
    (modal awal : laba bersih per bulan) = 5,5 bulan


    Besarnya untung yang dihasilkan dan luasnya potensi pasar yang dijanjikan menjadi alternatif tepat bagi Anda yang tertarik memulai sebuah usaha. Semoga informasi sandal lucu, kreasi unik dengan omset menarik ini bisa bermanfaat bagi para pembaca dan menjadi inspirasi bisnis bagi para pemula yang tertarik menekuni dunia usaha. Manfaatkan kreativitas yang Anda miliki dan ciptakan peluang usaha baru bagi kesuksesan Anda di masa yang akan datang. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

    Sumber : http://almalin.com/
  • 10 Hal Yang Harus Dihindari Dalam Berbisnis


    Jagatpost.com - Data statistik di AS mengemukakan setidaknya separuh jumlah usaha baru berguguran dalam waktu 5 tahun dan banyak startup yang mampu bertahan akhirnya juga tumbang. Sejumlah alasan sudah dapat diterka tetapi sebagian lainnya lebih jarang dikemukakan. Untuk pebisnis, bahkan untuk sebuah peluang bisnis terbaik jika digarap dengan alasan yang kurang tepat, akan berisiko lebih tinggi untuk mengalami kegagalan. Untuk itu, setiap pebisnis harus jujur mengenai kelebihan dan kekurangannya dan bersikap realistis mengenai alasan mereka memilih jalan hidup sebagai entrepreneur. Jika Anda tidak ingin menjadi bagian dari data kegagalan itu, pertimbangkan untuk memperbaiki alasan memilih mendirikan bisnis baru, terutama jika Anda memiliki salah satu dari perspektif berikut: (mesti dibaca bener-bener gan!)

    1. “Saya ingin jadi kaya jadi saya coba berbisnis”
    Memulai usaha dengan impian menjadi kaya raya kemungkinan besar akan membuat kecewa. Tidak ada bukti bahwa entrepreneur menghasilkan laba lebih tinggi secara rata-rata dari pekerja biasa. Terdapat banyak bukti bahwa risiko kegagalan lebih tinggi sebagai pemilik bisnis.

    2. “Saya benci memiliki atasan dan hanya menjadi pekerja”
    Jangan memulai bisnis dengan alasan kekuasaan atau otoritas. Saat Anda menjadi seorang pemiliki bisnis, pelanggan, pemasok, kreditur, mitra dan banyak orang lain akan menjadi atasan baru Anda. Orang-orang ini mungkin bahkan lebih keras dari atasan Anda sekarang. Dan mereka memiliki standar kepuasan yang mungkin lebih tinggi pula.

    3. “Keluarga saya selalu bergelut di bisnis jadi ini sudah mengalir dalam darah saya” 
    Entrepreneur yang sukses umumnya memiliki karakteristik bawaan yang sama tetapi belum dipastikan apakah sifat-sifat itu secara otomatis bisa diturunkan pada anak-anak mereka. Jika Anda memiliki passion di bidang lain, pikirkan kembali saat harus menjalankan bisnis keluarga.

    4. “Saya memiliki banyak waktu dan saya mau penghasilan tambahan”
    Menjadi entrepreneur bukan pekerjaan paruh waktu. Startup sebenarnya ialah pengeluaran kedua yang lebih dari sekadar pendapatan kedua. Untuk pendapatan tambahan, Anda lebih baik melamar pekerjaan paruh waktu di perusahaan yang sudah mapan.

    5. “Saya lelah bekerja keras dan merasa stres sepanjang waktu”
    Memulai dan membesarkan bisnis baru sangat menguras tenaga dan pikiran dan tingkat stresnya cukup tinggi. Mungkin Anda harus mengamati secara cermat alasan-alasan yang Anda gunakan untuk menjustifikasi kelelahan dan stres di tempat kerja yang sekarang ini. Biasanya masalah pribadi dan kesehatan tak akan enyah begitu saja saat Anda memulai bisnis.

    6. “Tujuan utama saya ialah utnuk berkontribusi pada masyarakat”
    Pemikiran seperti ini patut dipuji tetapi akan lebih baik jika Anda memikirkannya setelah membangun bisnis yang sukses. Bukan sebelumnya. Jika mengubah dunia ialah motivasi Anda dan uang bukan motivasi terbesar Anda, maka lakukan saja, tanpa membuat pendirian usaha sebagai penghalang. Bagi siapapun yang terinspirasi menjadi entreprneeur, disarankan untuk memulai dengan berjejaring dengan mereka yang sudah berpengalaman sebelum benar-benar menerjunkan diri dalam dunia entrepreneurship.

    7. “Semua teman saya memiliki bisnis sendiri dan tampaknya mereka sukses”
    Anda tidak perlu mempercayai semua yang Anda dengar mengenai teman Anda begitu mudah. Yang pasti jangan begitu saja memilih bisnis yang sedang tren yang Anda tak ketahui smaa sekali, hanya untuk menjadi populer. Bahkan teman-teman yang baik cenderung melupakan pembicaraan mengenai kerja keras dna pengorbanan yang mereka lakukan selama bertahun-tahun sebelum sukses seperti sekarang.

    8. “Ini hobi saya jadi mengapa tidak jadikan sebagai bisnis?” 
    Masalahnya di sini ialah bahwa sebagian besar hobi memakan biaya daripada menghasilkan uang. Hanya karena Anda menyukai sesuatu aktivitas, bukan berarti orang lain bersedia membeli.

    9. “Saya putus asa karena tak menemukan pekerjaan yang cocok”
    Dengan resesi yang melanda dunia, pekerjaan makin sukar didapat. Namun jangan lupa bahwa bisnis makin sering berguguran juga. Orang yang putus asa jarang sekali sukses menjadi entrepreneur dan mungkin tidak memiliki kekuatan yang dibutuhkan untuk mendirikan bisnis.

    10. “Saya mewarisi uang dan memulai bisnis pasti menjadi investasi yang bagus” 
    Anda tidak dapat memulai bisnis tanpa modal tetapi memiliki modal tak berarti Anda bisa memulai dengan lebih mudah. Belajar itu mahal dan berisiko. Akan lebih rendah risikonya untuk berinvestasi pada seseorang dengan riwayat berbisnis yang sudah bagus atau menyimpan uang di bank saja.
  • Copyright © 2013 - Nisekoi - All Right Reserved

    Jual Hamster dan Sugarglider Online Murah Meriah Powered by Blogger - Redesigned by MR_IKKY